STARTER FERMENTASI
Starter merupakan bahan tambahan berupa biakan mikroba tertentu yang ditumbuhkan di dalam substrat atau medium untuk tujuan proses tertentu dan merupakan aspek penting dalam teknologi fermentasi.
Definisi
Starter merupakan bahan tambahan berupa biakan mikroba tertentu yang ditumbuhkan di dalam substrat atau medium untuk tujuan proses tertentu dan merupakan aspek penting dalam teknologi fermentasi.
Fungsi
Cara penggunaan starter fermentasi dapat berbeda-beda tergantung pada jenis starter dan produk fermentasi yang akan dibuat. Langkah umum yang dapat diikuti untuk menggunakan starter fermentasi adalah menyiapkan dan mensterilkan seluruh alat bahan, mencampurkan starter fermentasi dengan bahan makanan yang sesuai, mempertahankan suhu dan kelembaban yang sesuai agar mikroorganisme dapat berkembang biak dengan baik, dan langkah terakhirnya adalah memastikan bahwa produk fermentasi sudah matang dan siap dikonsumsi.
Cara Penggunaan
Starter Fermentasi oleh AGAVILab
AGAVILab menyediakan 3 jenis produk starter fermentasi:
Starter Lactobacillus lactis berfungsi untuk memproduksi keju, butter cream, sour cream, sayuran fermentasi, produksi minuman probiotik, dan produksi asam laktat. Starter ini dapat diremajakan dalam susu UHT dan digunakan untuk membuat produk dengan konsentrasi 1- 10% v/v.
Starter Keju Lactobacillus lactis
Starter Keju Cream Cheese Lactobacillus plantarum berfungsi untuk memproduksi keju, butter cream, sour cream, sayuran fermentasi, produksi minuman probiotik, tepung mocaf (modified cassava flour), memperbaiki flavor kopi dan produksi asam laktat. Starter ini dapat diremajakan dalam susu UHT dan digunakan untuk membuat produk dengan konsentrasi 1 - 10% v/v.
Starter Keju Cream Cheese Lactobacillus plantarum
Starter Yoghurt Mesofil adalah terdiri dari beberapa stain bakteri khusus yang berfungsi untuk memfermentasi susu menjadi yoghurt pada suhu ruang, tanpa perlu penghangat, pemanas atau inkubator. Waktu fermentasi yoghurt cukup 24 - 54 jam saja tergantung suhu ruangan di rumah. Untuk memproduksi yoghurt menggunakan starter ini tidak memerlukan pengental karena hasil akhir yoghurt sudah cukup kental dan konsisten.
Starter Yoghurt Mesofil